HOAX motivator Wirausaha atau Enterpreneur di Indonesia – Versi Saya

Akhir – akhir ini saya sering mengikuti timeline ( ogah nyebut linimasa karena emang kesannya maksa ) Twitt beberapa orang yg sepertinya motivator , ahli, atau tukang kompor orang lain untuk menjadi Enterpreneur, pengusaha atau saya lebih suka menyebutnya wiraswasta  ( lebih Indonesia daripada linimasa ).

Berikut ini saya list beberapa Twitt yg saya ingat yg menurut saya agak – agak cupu dan beda dengan apa yg saya alami selama menjalani rutinitas ber wirswasta.

HOAX – Mempunyai waktu luang lebih banyak  untuk keluarga .

Kejadiannya seperti ini : kita sekolah dibatasi guru – kuliah dibatasi dosen – kerja dihajar bos – nah wiraswasta pernah denger client rewel dan Investor ??  Semua ada yang membatasi, saya masih harus bekerja lebih dari 8 jam sehari dan tanggal di kalender saya butawarna alias nggak ada merah and libur. Crita ini dialami oleh hampir semua teman dan wiraswastawan sukses yg saya anggap guru dan mentor.
Menurut saya yg terjadi adalah BUKAN mempunyai lebih banyak waktu luang untuk keluarga, tetapi lebih leluasa mengatur alokasi waktu untuk keluarga.
Kalau memang bener pingin punya banyak waktu luang sampai saat ini saya masih percaya PNS pilihan terbaik untuk mewujudkannya.

HOAX – Supaya cepet kaya ..
Relatif … saya pernah merasakan bekerja 3 hari mendapatkan untung 432.000.000 – untung lo , margin, profit, bukan omzet … Tapi juga pernah merasakan dalam 1 hari lost 500.000.000.
Tapi yang paling berkesan adalah saat saya memulai wirausaha saya yang ke 2, dari total omset penjualan 100.000.000 an saya cm untung Rp. 15 , –  ( lima belas rupiah )  – salah ngitung konversi dollar.
Hal yang benar – benar harus diingat ketika anda ber wirausaha , keuntungan sebesar apapun itu harus diproyeksikan untuk rencana pemenuhan kebutuhan rutin operasional selama 1 tahun dahulu, sukur – sukur bisa nutup samape 5 tahun. Nah sisa nya di saving untuk biaya project berikutnya .
Kebanyakan wiraswastawan hancur karena ngk siap liat duit banyak …

Sekedar crita aja, ada layanan service penyimpanan data di internet yg cukup terkenal yaitu DROPBOX  nah, wiraswasta ini diawali 2 orang mahasiswa dari kamar kost mereka, ketika akhirnya ada yang mau menginvestasikan  ke mereka 1,5 juta USD posisi keuangan meraka tinggal 69 USD saat itu. Bayangkan dari 69 USD jadi 1,5  jt USD – kalau wiraswastawan indonesia saya yakin yg pertama dipikirkan adalah : “Sepertinya saya butuh mobil baru ini ….”

HOAX  – HUTANG untuk Usaha
Saya rasa yang ini termasuk yang paling unik, utang untuk usaha itu ibarat pedang bermata 2 – kalau anda menggunakannya dengan benar dan baik, faktor – faktor resiko sudah terkelola dengan baik, maka utang bisa menjadi leverage atau faktor pengungkit yang baik untuk usaha, tapi bila sebaliknya, kehancuran yang dibawa akan berlipat – lipat.

Sedikit tips untuk mengelola utang untuk modal usaha yang baik adalah sebagai berikut :
Pastikan utang yang akan kita gunakan untuk usaha ini akan bisa membawa keuntungan dalam jangka waktu yang bisa diperhitungkan.
Misalkan – Utang untuk membiayai project senilai Rp. 1 .000.000 dengan keuntungan Rp.500.000 yang akan diterima 3 bulan setelah proyek selesai.
Nah bila kita utang Rp. 1.000.000 dengan bunga 50.000 per bulan maka bila proyek mundur dan pembayaran mundur sampai lebih dari 10 bulan bisa dipastikan kita kerja bakti sosial. Nah perhitungkan baik – baik resiko nya dan kelola resikonya.

Bila utang anda digunakan untuk modal pembelian alat atau perlengkapan usaha, nah itu lebih abstrak lagi pehitungannya, karena perlengkapan usaha itu bila berupa alat akan ada nilai penyusutan dan sebagaian akan memakan biaya pemeliharaan dsb.
Kadang memang terkesan konyol, tapi ada seorang teman pengusaha restoran yang cukup sukses yang bercerita bahwa untuk membeli sebuah sendok sayur saja dia memiliki catatan jumlah sendok sayur yang dia punya dan dia memikirkan sampai cukup detail pemilihan harganya.
Yah memang harus detail se, Steve Jobs pun demikian.

Nah ini beberapa catatan yang saya catat seputar beberapa hal yang sering di TEKAN kan oleh para motivator untuk menjadi enterpreneur yang menurut saya tidak berimbang penyampaian faktanya.

Saya sangat setuju dengan gerakan untuk memotivasi rekan – rekan muda untuk menjadi wiraswastawan dan membantu menciptakan lapangan pekerjaan, tetapi saya lebih setuju bila motivasi itu diberikan secara berimbang dan jangan melupakan cara mengelola faktor – faktor resiko yang ada.
Jangan sampai informasi yang diterima berkesan bombastis dan jauh dari kenyataan. Enterpreneur itu soal semangat dan kreativitas. Bila motivasi yang ada hanya sedangkal untuk menjadi kaya, maka yang lahir nanti adalah tidak lebih orang – orang rakus semacam koruptor dalam format yang berbeda.

 

Marketing – part 2 – Marketing – Selling – Branding – Advertising

Ok menyambung tulisan saya terdahulu tentang Marketing, maka saya memutus kan menulis sambungan nya karena banyak nya request – krik .. krik ..

Kali ini saya akan mencoba membahas dari yg paling basic tentang pemahaman marketing itu sendiri.
Pemahaman dasar inilah yg sampai sekarang saya jadikan pedoman  menghadapi banyak nya carut marut teori marketing, selling, branding, social media marketing bla … bla … bla ….

Kata kunci nya adalah :

Marketing adalah proses “delivering value”  dari pihak produsen ke pihak konsumen …. STOP sampai disini.

Nah urusan setelah “value” itu sampai ke konsumen dan konsumen mau membayar untuk mendapatkan atau menikmati “value” tersebut , itu disebut proses selling – penjualan.

Nah tugas marketer atau pemasar adalah merancang sebuah strategi yang memungkinkan supaya “value” yang diyakini oleh produsen tersebut benar – benar bisa sampai kepada konsumen dan konsumen juga ikut yakin ..

Nah kita udah jauh ngemeng samape sini, saya lupa ngejelasin apa itu “value” .
Value kalau diterjemahkan secara preman ke bahasa Indo bisa diartikan sebagai “nilai” , nah nilai yg dimaksud mungkin lebih kepada “keunggulan” – faktor pembeda yg membuat sebuah produk layak dipilih, beda dari produk sejenis yg lain.
contoh nya :
Sama – sama komputer Apple dan Acer misalnya mereka menawarkan value yang berbeda.  Apple – Design yg cool, kemudahan penggunaan , prestige – sementara Acer lebih ke harga yang ekonomis, fitur lengkap, dan ada dimana – mana.

Balik lagi ke proses Marketing, pihak pemasar atau marketer atau manusia yang bertanggung jawab merencanakan strategi pemasaran harus paham bener value dari produk nya, jangan sampai salah atau cuma sepotong – potong saja.
Misalkan strategi marketing utk Acer, yg tersampaikan hanya value ” ada dimana – mana ” , akan terasa ampang dan galau karena septic tank juga ada dimana – mana , value nya sama ….

Nah pemahaman dasar ini penting mengingat ada beberapa keluhan dari teman – teman di marketing agency yang ketika berhadapan denga client dan mempresentasikan strategi karya mereka, si client selalu menanyakan berapa penjualan yang bisa saya dapat dari proses marketing ini.
OK memang dalam bisnis semua pada akhirnya balik ke “angka” tetapi perlu dipahami bahwa proses marketing tidak bisa dikalkulasikan dengan angka penjualan secara eksak, ada metode untuk itu tetapi tidak bisa dicampur adukan. Justru ketika seorang pemasar , memaparkan strategi marketing nya dan bisa dengan pasti menyimpulkan angka penjualan yang ditargetkan, itu justru perlu dicermati benar – benar.

Nah kondisi makin parah karena di Indonesia, disini telah terjadi proses pencampur adukan antara marketing dan selling, lowongan kerja marketing buntut – buntutnya disuruh selling …. itu beda.

Nah dari pemahaman dasar ini kita tidak akan terjebak dengan carut marutnya Marketing – Selling – Branding – Advertising  …

Tapi dari pengalaman saya , Marketer yang baik pasti jago jualan alias selling juga, sementara selles yang baik belum tentu bisa jadi Marketing Strategist yang baik.

CEO – CEO legendaris di dunia ini banyak yg berawal dari devisi marketing dan jago meramu strategi marketing, Jack Welch nya GM dan tentu saja the one and only Steve Jobs of Apple.

Yap sementara ini dahulu, semoga bermanfaat

KPK , Polri dan Kejaksaan – catatan dari kasus Bibit dan Chandra

Setelah hingar bingar drama penangkapan Ketua KPK non aktif Bibit – Chandra. Diikuti dengan fenomena dukungan luar biasa dari sejumlah tokoh , Facebook dandilanjutkan dengan drama pemutaran rekaman penyadapan Anggodo di Mahkamah Konstitusional.

Benar – benar merupakan salah satu nikmatnya hidup di Indonesia, realityshow nya mantap – mantap, dan hiburan heboh drama manusia, tersedia gratis setiap saat.

Sore hari selepas jam 6 sore – WIB, sesampai lagi di kantor saya menyalakan TV dan meyaksikan drama berikutnya di TV One, Si Anggodo sang bintang hari itu hadir memberikan counter – kali ini saya cukup terkejut, karena punya nyali juga orang ini.
Adegan berikutnya munculah sang pengacara dari KPK , dan tiba – tiba saja entah kenapa simpati saya terhadap Bibit dan Chandra menjadi berkurang karena arogansi yang dipertontonkan oleh pengacaranya.
Posisi di atas angin sore itu dalam sekejap telah merubah perilaku pengacara KPK – Chandra M Hamzah menjadi mulai terlihat seperti para Jaksa dan aparat Kepolisian yang dituduhnya arogan dan sewenang – wenang, dengan senyum yang terlihat meremehkan dan berbicara tanpa mau memberikan kesempatan pada orang lain.
Entah kenapa tiba – tiba saya merasa begitu cepat sebuah arogansi baru dipertontonkan.

Pagi ini, semua berita , posting di Facebook, BLOGsphare dan Twitter, masih meneriakan kemenangan yang sama atas penangguhan penahanan Bibit dan Chandra, dan masih memaki Polri, Kejaksaan dan tentunya si Anggodo yang sedang berada pada titik nadirnya.

Saya berpikir, apakah saya yang aneh, apakah hanya saya yang merasakan keangkuhan sekejap para Pengacara Bibit – Chandra, dan apakah memang benar Bibit – Chandra tersebut 100% orang bersih ?

Betapa cepatnya reaksi sesaat orang – orang di sekitar saya.

Saya hanya berpikir, Polri , Kejaksaan dan KPK adalah satu kesatuan yang seharusnya memiliki tujuan sama.
Apajadinya bila setelah ini KPK lupa diri dan bermain gila dengan kekuasaannya?
Menyadap siapapun yang dianggap ancaman, lalu menggunakan rekaman penyadapan tersebut sebagai alat atau senjata demi kepentingan pribadi.
Apa jaminannya itu tidak akan terjadi ?

Alih – alih membuat sebuah mekanisme untuk mencegah inbalance antara ke 3 institusi ini terjadi, masyarakat, media , sebagian besar terhanyut menjadi penggembira, meneriakan yel – yel bagi para pemenang dan mencaci pihak yang dianggap zalim dalam DRAMA SESAAT BIBIT – CHANDRA .

Pertanyaan saya masih berlanjut sampai siang ini, kalau sudah ditangguhkan penahanannya , lalu apa?

Manohara dan ibu Prita

Apa karena kebanyakan sinetron, hingga akhirnya jadi bingung mana berita beneran dan mana sinetron dalam format berita.

Dulu waktu saya kecil, saya sangat – sangat yakin bahwa yang namanya Jagoan ntu pasti menang akhirnya, liat pelem – pelem silat dan horor Indonesa dulu kl, jagoan udah kepepet pasti keluar polisi dengan seragam membantu, ya kadang minimal Hansip juga udah cukup lumayan.

Sekarang kesannya kok justru Polisi , Hansip, Satpol PP ntu malah jadi penjahatnya yah ?

dan balik lagi ke masalah Manohara sama Ibu Prita, mbok ya si Mano istirahat dulu, visum dulu apa kangen – kangenan dulu sama keluarganya … Ini malah sibuk road show crita sana dan sini.

Lalu buat ibu Prita, hmmm … turut berbahagia bu , sudah mendapatkan penangguhan penahanan. Semoga bisa lebih tenang dan taktis dalam menyusun strategi perlawanan berikutnya …

Tapi entah kenapa, semua seperti sinetron yahh

Wuuuhhh nampanya sudah terbengkalai sekali BLOG ini, semua orang teralih bermain di Micro BLOGing  macem Twiter , Plurk ataupun Facebok yang menawarkan fasilitas all in one ….Tapi apakah benar begitu ???

Hmmm jujur saja, saya tidak tau … Saya sendiri lebih asik bermain – main dengan Facebook yang serasa lebih simple dan enak …. Sehingga akhirnya sangat malas mengunjungi dan merawat BLOG ini…

Okew … Mari mencoba menulis lagi ahhh  dan entah kenapa waktu baca beberapa tulisan terakhir yang kembar dengan di Facebook … rasanya mau Hoeekkk …

Serius buanget … males ah Yudha “nggak seserius itu …

Mix Marketing for Dummy

Sudah lama berlalu sejak posting terakhir ….
Pagi ini tiba – tiba ada gejolak yang kuat buat memuali menulis lagi …

Banyak sekali perubahan yang terjadi, statistik kunjungan BLOG saya sudahlah pasti menurun secara gembira, karena memang BLOG ini belum masuk kategori SelebBLOG dan jarang update pulak … so sudahlah tentu kalau statistik kunjungan pun menungging dengan happy layaknya MAHO ( Manusia Hoho  )  siap di ho ho ….

Okeww …. so …. ada apa gerangankah kenapa tiba – tiba saya bersemangat lagi untuk update BLOG ..
Hmmm semua diawali dari kesadaran bahwa sudah sangat perlu untuk memulai yang namanya Self Marketing ( jualan sendirian …. he he he ) ….

Kemarin sempat menyadari 1 realita sederhana tentang yang namanya self marketing , betapa dengan rajin dan tepat menjual diri sendiri kita bisa sukses dalam banyak hal ….

Menemukan pasar yang tepat juga merupakan langkah yang harus ditempuh dan disatukan dalam strategi penjualan diri sendiri tersebut, sebelum akhirnya bisa Go Public dengan sukses dan Sold Out he he he macem apa ajah …

Nah BLOG ini merupakan media yang bagus banget untuk “menjual” sekaligus menjaring calon – calon pasar yang potensial dan tepat…

Okew daripada ngemeng teori, ini ada sedikit contoh tentang bagaimana memasarkan dengan tept dan menemukan pasar yang tepat bisa menghasilkan banyak sekali benefit , baik itu berupa networking, tambah ilmu atau tambah ganteng ( benefit yang intangibel ) dan yang tangibel macem fulus or BlackBerry gratis ( masih ngimpi kalee yg ini )  he he he .

Critanya nei, kan saya punya sedikit kemampuan soal Mac, nah dipadu dengan sedikit kemampuan saya berbicara, akhirnya saya memperoleh status sebagai orang yang bisa dijadikan smber informasi soal Apple – Mac , lalu saya pilih metode “nongkrong” di forum dan komunitas Mac yang ada sehingga saya makin mudah untuk menemukan pasar saya, daripada saya tidak jelas kemana saya memasarkan keahlian saya ini, saya pilih nongkrong di lingkungan yang emang jelas – jelas pasar potensial buat saya …

Banyak yang masih agak jayuz  strateginya, mau jualan payung nongkrong nya di komunitas pengamat kangkung ..
bener – bener  jayuzz..

Nah kl image udah terbentuk,tinggal gimana caranya menemukan pasar yang pas…
Di depan mahasiswa dan temen – temen sesama … saya ngecret tentang Mac, paling banter saya cm dapet ucapan thank U dan pertanyaan – pertanyaan gratisan selanjutnya.
Tapi di depan seorang profesor yang maniak Mac dan lumayan banyak duit sekali ngecret saya bisa dibayar 250 rebuan  he he he

Pertanyaan nya adalah, bagaimana kita menemukan profesor – profesor itu …

Yah sekian ngecret pagi hari ini , semoga bermanfaat yah ….
Mau mandi dulu ….
Trus ngantor sambil jual diri …

Ditulis di pagi hari yang mendung,
teh anget, dan Jason Mraz .

Ironi dari Sekolah Mahal ….

Beberapa hari ini agak lucu melihat lingkngan, teman – teman di  sekolahku tercinta yang mahalnya `ngk nguatin.

Beberapa bulan terakhir ini ak mulai gelisah , makin lucu dan aneh saja melihat perkembangan yang terjadi di sekolah ku ini…

Sebenarya harapan awal ketika aku masuk dan mendaftar untuk menjadi warga murida dari sekolah ku ini adalah supaya aku bisa mempunyai modal yang kuat untuk menjadi peorang wiraswasta … belum muluk – muluk sampai pengusaha he he he .

Tapi apa yang terjadi , semakin jauh saya terbenam semakin sayah menemukan bahwa sekolah ku yang satu ini sama mengecewakannya dengan sekolah – sekolah ku sebelum ini …

Tidak pernah memberikan kejelasan sejuh mana ilmu yang didapat akan diterapkan. Lebih ironis lagi ternyata harapan awal untuk mendapatkan ilmu menjadi wiraswastawan yang baik gagal total berganti menjadi ilmu untuk menjadi manager yang baik … Tetap aku syukuri dan saya pejari sebaik mungkin, karena ilmu apapun pasti akan bermanfaat dengan baik, bila pas penggunaanya.

Tetapi yang kadang lucu adalah melihat polah tingkah beberapa temen yang sangat bangga , kadang menjadi arogan dan terlalu tinggi menilai dirinya sendiri atas dasar statusnya sebagai murid dari Sekolah Mahal satu ini…

Bahkan belum mendapatkan gelarnya saja sudah nulis – nulis sebagai MBA candidate di CV he he he… n’dak ada yang salah se.. Wajar juga kl bangga, kan investasi buat sekolah di Sekolah Mahal ini juga n`dak sedikit …

Cm pernyataanya apakah emang kemampuannya semumpuni gelar yang dipunyai ???

Coba kl kita wawancara dengan owner sebah perusahaan dan ditanya 

” Okew kamu mau gaji berapa ? ” 

” Ini saya mau kamu kelola perusahaan saya pake ilmu yang kamu punya, saya mau keuntungan sekian dari total sekian investasi saya ”

Mampu ‘ngk yah kira – kira ?? 

Penyakit kebanyakan fresh graduate indonesia .. Expectasi yang terlalu tinggi , susah ngaca …. dan kenapa yah selalu saja mengejar pekerjaan di kantor dengan gaji yang besar … 
Kenapa ndak ada yang berusaha menggunakan ilmunya untuk menjadi enterpreneur … membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain …
Kenapa tidak berusaha untuk mengunakan ilmunya untuk memulai dan mebangun sebuah usaha yang sehat dan rapi.  
Memang saat ini saya menjadi karyawan lagi setelah jatuh miskin karena gagal usaha ha ha ha ha … Tapi semangat untuk balik usaha dan wiraswasta lagi tetap menggebu …

Seperti kata Mbah Noto , sehebat – hebatnya seorang karyawan dia tetep “buntut” , “buntut” naga sekalipun tempatnya tetep deket dubur, siap – siap ajah kecipratan tai …. e`ek 

Sekecil – kecilnya wiraswastawan dia tetep kepala, walau kepala coro, dia bisa bangga karena bisa cari makan buat anggota badannya ….

Semoga bisa menjadi bahan renungan … sori kl n`dak lucu tulisannya …
Buat saya yang lucu orang – orang nya …. Termasuk saya mungkin yah …

ERP di PT Telkom

Ini mungkin akan menjadi posting paling serius yang ada di BLOG Yudhaworld …. Yah tuntutan sekolah .. (PR gitu critanya )

Sekilas tentang PT Telkomsel :

Tahun 2001 pada era pemetintaha Gus Dur, pemerintah membuka peluang investasi untuk bidang telekomunikasi dengan hak 100 % kepemilikan atas equitas pada bisnis telekomunikasi.
Pada era sebelumnya pertelekomunikasian di Indonesia dikuasai oleh duopoly BUMN yaitu PT Telkom dan PT Indosat. Dibukanya peluang bagi pemodal asing untuk masuk dalam percaturan bisnis pertelekomunikasian di Indonesia , membuat PT Telkom memasuki era persaingan yang lebih terbuka dan kompetitif dari sebelumnya.
Seperti industri telekomunikasi pada umumnya Telkom menghadapi tekanan dari pesaing lainnya yaitu Indosat dan Excelcomindo, terutama setelah kehilangan hak monopolinya. Dihantam oleh semakin meningkatnya kompetisi dan margin keuntungan yang semakin mengecil, memaksa Telkom untuk segera menerapkan sistem akuntabilitas yang lebih baik, bersamaan dengan praktek – praktek bisnis terbaik dari para pelaku bisnis telekomunikasi internasional.
Misi dari Telkom saat ini adalah memberikan “one-stop infocom service” dengan kualitas yang tinggi, harga dan teknologi yang kompetitif, bersamaan dengan staf yang berkualitas dan menciptakan sinergi yang baik dengan para rekan bisnis.

Latar belakang penerapan ERP :

Sejak tahun 2002 , Telkomsel IT Enterprise Team yang berlokasi di Bandung, telah menyiapkan pola dan bibit terbaik teknologi yang dapat mengakomodasi semua permintaan pasar telekomunikasi di Indonesia yang tumbuh dengan luarbiasa cepat.
System yang tersedia diharapkan mampu mengimbangi pertumbuhan pelanggan baik fixed maupun selular. System juga harus mampu menjalankan CRM ( customer relationship management ) sama baiknya dengan humanresource dan aplikasi finansial.

Maka PT Telkom memutuskan untuk melakukan Upgread pada system yang sudah dimiliki saat ini. System yang baru harus scalable, intuitive ( mudah penggunaannya ) dan mampu menangani sekumpulan data – data penting dengan aman, dan yang terpenting adalah mudah untuk diatur dan digunakan.

Sistem yang dipilih :

Pilihan jatuh pada penggunaan SAP R/3 Enterprise. Alasan – alasan yang mendasari pemilihan system SAP R/3 Enterprise adalah :

• SAP R/3 Enterprise menawarkan “best price” , kemampuan yang handal, dan memiliki catatan prestasi pada bisnis telekomunikasi.
• Kebutuhan untuk mentransformasi PT Telkom menjadi operator kelas dunia dengan sistem “benchmark” kelas dunia juga yang menawarkan peningkatan kualitas pada infrastruktur IT yang sudah ada sebelumnya dengan “zero defect process”.
Penerapan sistem :
• Komite IT memilih Magnus Consulting dan Anderson Consulting sebagai Patner dalam imlementasi system.
• Project team dibentuk pada awal 2002 dan time line dibuat.
• Total waktu pengembangan dan peralihan adalah 2 tahun dan project mulai dapat berjalan pada pertengahan 2004
• Untuk meningkatkan bandwith perasional perusahaan , pada bagian pengendalian jarak jauh area – area di Indonesia Telkom menambahkan 1Giga Byte fiber-optic Wide Area Network ( WAN ) backbone ( jaringan utama ) pada kantor – kantor cabang yang lebih kecil.
Kendala yang dihadapi pada saat tansisi sampai pada penerapan sistem :
• Proses belajar yang berbeda – beda dari tiap cabang menuntut dibentuknya team pendampingan khusus yang bertugas mendampingi cabang yang lambat perkembangannya.
• Tenggat waktu untuk running system yang sangat pendek .
Keuntungan yang diperoleh PT Telkom :
• Keuntungan yang utama adalah saat ini PT Telkom dapat membuat forecasting dan estimasi dalam rangka analisa konsumen dengan lebih akurat.
• Integrasi yang lebih baik dengan pelanggan dan vendor.
• Penerapan modul tambahan dari SAP yaitu SAP HR dan SAP Project System , Telkom mampu membuat organisasi bisnisnya menjadi ebih efisien dan dapat mengurangi jumlah karyawannnya yang diatas 3500 menjadi 2700 orang .

Review :

Sebenarnya apa itu ERP ? Berikut ini merupakan beberapa definisi yang akan kita peroleh bila kita merujuk pada Wikipedia.org

• Enterprise resource planning (ERP) is the planning of how business resources (materials, employees, customers etc.) are acquired and moved from one state to another.
• An ERP system is a business support system that maintains in a single database the data needed for a variety of business functions such as Manufacturing, Supply Chain Management, Financials, Projects, Human Resources and Customer Relationship Management.

• An ERP system is based on a common database and a modular software design. The common database can allow every department of a business to store and retrieve information in real-time. The information should be reliable, accessible, and easily shared. The modular software design should mean a business can select the modules they need, mix and match modules from different vendors, and add new modules of their own to improve business performance.
Bagi perusahaan sendiri , manfaat utama yang didapat adalah integrasi dari komponen – komponen yang ada di dalam perusahaan.
Bisnis telekomunikasi merupakan bisnis dengan tingkat perubahan yang cukup tinggi. Lingkungan ini menuntut perusahaan untuk dapat bergerak cepat dan responsif terhadap perubahan.
Untuk bergerak dengan cepat perusahaan memrlukan sebuah struktur yang ramping, akses dan distribusi informasi yang cepat serta integrasi yang baik antar divis dan bagian yang ada di dalam lingkungan mikro perusahaan ( marketing, human resource, operation dan finance ), karena tanpa integrasi yang baik , perusahaan akan lambat dalam mengambil keputusan dan tidak dapat bergerak dengan cepat.
PT Telkom menerapkan sistem ERP berbasi SAP dengan tujua yang sama yaitu meningkatkan integrasi antar unit – unit bisnis yang ada di dalam nya ( HR finance, marketing dan finance )
ERP juga memungkinkan Telkom untuk melakukan pengheatan dan perampingan jumlah karyawan sehingga menghasilkan keuntungan berupa struktur yang lebih ramping , terintegrasi dan responsif terhadap perubahan.

Kesimpulan :

• ERP memberikan manfaat utama berupa sinkronisasi dan integrasi didalam perusahaan.
• Integrasi memberikan peluang bagi perusahaan untuk lebih cepat dan efisien dalam menjalankan proses bisnisnya.
• ERP juga memungkinkan perusahaan untuk melakukan penghematan coast dan meningkatkan perolehan profitnya.
• Forcasting juga dpat dilakukan dengan lebih akurat, karea data yang diperoleh masih segar dan tingkat akurasinya juga cukup baik.

Demikian sekelumit tentang ERP dan bagaimana penerapannya di PT Telkom sebagai case study nya.