Marketing …

Hello ….
Mengutip kata – kata si Tikabanget – “BLOG ini sudah jamuran dan bulukan”
Maka inilah postingan saya yang pertama di taon Twenty Ten ini.

Cerita diawali dari target saya yang harus LULUS S2 di taon 2010 ini, nah karena tesis yang saya ambil berhubungan dengan Marketing, maka mulailah saya mengobrak – abrik ulang pemahaman saya tentang marketing, dari mulai eBook, buku segede silangan Gajah dan Gaban, sampe diskusi kesana dan kemari saya jalani semua.

Nah akhirnya saya mendapatkan beberapa ne pemahaman basic tentang marketing yang cukup mencengangkan ( lebay mode ).
Beberapa pemahaman tentang basic marketing yang sering dilupakan dan bahkan dicampur adukan sehingga akhirnya jadi membingungkan dan bias.
Nah ini saya coba berbagi deh , atau setidak – tidak nya kl memang ternyata udah pada banyak yang lebih tau, tulisan ini bisa jadi catatan buat saya sendiri he he he he

Marketing itu beda dengan Selling ( jualan ) dan beda juga dengan Public Relation …
Marketing itu ada jauh sebelum produk diciptakan, atau kalau produknya sudah terlanjur ada, ya tugas marketing untuk memahami kebutuhan dan keinginan dari pembeli, lalu mencari cara supaya produk itu cocok dengan kebutuhan dan keinginan pembeli.

Ternyata kebutuhan dan keinginan itu berbeda ( needs and want ), tugas Marketing adalah mempengaruhi keinginan , lebih hebat lagi kalau bisa menciptakan kebutuhan atau keinginan ….
Tapi biasanya kebutuhan itu ada sebelum proses marketing, jadi belajarlah banyak cara untuk mempengaruhi keinginan supaya anda bisa jadi Marketer handal .

Brand awareness dan brand recognition
Ada penjelasan sederhana nya, kl misalkan konsumen ditanya ne
“Bapak tau kondom ?” dan si bapak menjawab ” Tau mas, DUREX kan”
Nah DUREX sudah mencapai Brand Awareness, tapi kalau misalkan yang kita maksud itu merek SUTRA dan kita harus mengarahkan si bapak
“Itu pak, yang namanya mirip nama jenis kain” dan si bapak bisa menjawab, maka Brand Recognition sudah tercapai ..

Tapi kalau si bapak menjawab ‘ owww SARUNG ya mas , maka semua usaha Branding itu sudahlah pasti GAGAL …

Nah apa yang saya sampaikan diatas semoga bermanfaat bagi teman – teman pengusaha yang mulai membangun proses marketing bagi perusahaan atau produknya.
Buat teman – teman yang sudah membayar kunsultan seharga ratusan juta untuk pencapaian “brand awareness” dan teman – teman itu ndak tau batasannya sampe mana, bahkan mungkin konsultannya gagal menjelaskan.

Semoga tulisan ini bermanfaat

11 thoughts on “Marketing …

  1. hwadoooow.. jadi inget beberapa tahun yg lalu, ngubek2 marketing bersama pak dosen, tapi bedanya ini disampaikan dg gaya khas seorg KoYud, hwkwkwk.. pasti ada yg ekstrim gt contohnya 😀
    Yoi, Ko.. sukses selalu yaaa (^_^)/

  2. kelemahanku ada disini,.. cukup segar baca tulisan ini didini hari seperti ini,…

    tapi jujur saja alu ingin tau lebih dalam,..
    “how to” … how to create brand awareness itu sendiri?

    apakah harus menjadi pioneer ?
    padahal kit atahu bahwa untuk menjadi yang terbaik tak harus menjadi pioneer, …

  3. [Marketing itu beda dengan Selling] emang ia, tapi di online PR sama Marketing tipis tipis cihuyy 🙂

    Brand awareness dan brand recognition dan jangan lupa ditambahkan brand must be FOUNDABLE at GOOGLE of course 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *