Rahasia Sukses … ( mungkin … )

Sore hari ini sambil nungguin temen – temen yang mau datang membawa pinjaman buku, pikiran saya melayang tentang sebuah banner yang terpampang di apple.com yang menyebutkan bahwa sampai saat ini lebih dari 500 juta aplikasi untuk iPhone dan iPOD Touch telah ter download – jual dari iTunes Stores – sebuah toko online fenomenal milik Apple Inc yang awalnya hanya menjual musik lagu dan album dalam format digital.

Pikiran saya kembali melayang dan mencoba mengetikan beberapa kata ke dalam Google untuk mencoba mencari informasi lebih jauh tentang fenomena ini, dan saya menemukan artikel yang cukup menarik di Businessweek.com berjudul “The Apple Apps Monster” yang menceritakan betapa ide penjualan aplikasi untuk perangkat “Smartphone” oleh Apple ini benar – benar sebuah langkah fenomenal yang sulit untuk ditandingi oleh raksasa – raksasa lain yang bergerak dalam industri sejenis seperti Nokia, Sonny Ericcson dan RIM dengan Blackberry nya yang saat ini sedang naik daun di Indonesia.
Microsoft yang dengan bangganya berkata bahwa lebih baik memiliki Operating System ( windows Mobille ) yang terpasang di hampir 40% dari marketshare dibandingkan harus memproduksi hardware dan software secara bersamaan tetapi hanya menguasai kurang dari 8% marketshare pun saat ini hanya bisa diam melihat fenomena Apple dengan iTunes App Store nya …

Tetapi pertanyaan yang mendasar yang muncul di benak saya adalah :

APAKAH SEMUA INI SUDAH DIRENCANAKAN DARI AWAL ?

Bila memang iya, saya yakin bahwa orang yang bertanggung jawab dibaliknya adalah seorang Visioner dengan strategi dan kemampuan berpikir Super ..

Pertanyaan saya lalu menggelanyut lebih jauh … Apakah Steve Jobs merencanakan ini semua … Apakah Bill Gates pun demikian ? Bagaimana dengan Google ? Facebook ? dan Apakah juga Jimmy Hendrix , Kurt Cobain pernah merencanakan penemuan mereka yang fenomenal di bidang nya ?
Apakah semua pendiri dan pencipta ini memang merencanakan untuk menjadi besar seperti sekarang ini ?

dan saya yakin … Jawabannya adalah TIDAK …..

So bagaimana ini semua bisa terjadi ? Bagaimana ini semua bisa ada ? Apakah saya bisa seperti mereka ?

Peertanyaan demi pertanyaan masih terus berlanjut.
Akhirnya saya coba buat mencari jawaban dengan browsing sana dan sini … Melihat wanita yang berlalu lalang dengan indahnya di Plaza ini dan akhirnya ada sedikit rangkuman yang bisa saya tuturkan, yang mungkin bisa menjadi pedoman bagi saya dan mungkin berguna juga buat yang lain bila ingin seperti Om Steve dan kawan – kawan tersebut.

MULAI DENGAN YANG SEDERHANA DAN KITA SUKA :
Dari semua kisah sukses yang saya baca, semua diawali dari sesuatu yang mereka suka, Om Bil suka sekali dan terpesona dengan yang namanya Pemrograman dan Komputer … Google Guys keranjingan dengan Search Engine yang pada saat itu dilihat sebagai sesuatu yang tidak ada nilai jualnya.
Om Steve terobsesi menggabungkan keindahan design dan teknologi dalam sebuah alat.. Jimi Hendrix dengan kegelisahannya dan Cobain dengan semangat anti kemapanannya….
Semua diawali dari rasa suka, rasa cinta akan sebuah ide dan gagasan .. Sayangnya masih banyak orang Indonesia mengawali segala sesuatu dengan motivasi serakah … mendapatkan hasil yang berlimpah, kekayaan , kemasyuran, jabatan , ketenaran dsb …

FOKUS DAN SETIA :
Walaupun awalnya sayang, cinta dan suka tetapi pada perjalanannya pasti akan menemui halangan , bosan , malas godaan untuk berpindah pada hal lain yang sesaat terlihat lebih menarik dan menguntungkan …

SELALU BERPIKIR KREATIF DAN IMAJINATIF :
Berpikir imajinatif dan kreatif membantu kita selalu meng Upgread produk yang kita cintai atau hasil karya yang kita cintai yang telah kita perjuangkan tumbuh dan berkembang. Penuh dengan inovasi – inovasi baru yang pada akhirnya membuatnya selalu menarik dan unggul.

KONSISTEN DAN LAKUKAN SECARA TERUS MENERUS :
Penting untuk melakuakn perbaikan , inovasi dan pengembangan secara konsisten dan kontinu – berkelanjutan.

Kira – kira itu saja se modalnya, sisanya adalah faktor nasib dan keberuntungan. Tetapi saya yakin, bahwa dengan usaha yang baik dan tulus pasti akan mendatangkan kesempatan yang baik dan tulus juga.
Nah sayangnya saya sendiri menyadari bahwa sikap – sikap diatas memang bukan sikap yang ada dalam genetis bangsa kita, jadi mungkin sudah saat nya kita mulai merenung, berbenah dan berbuat …..

ditulis menjelang malam yang lapar
di Plaza yang besar di Jogja
Ipank melengking dengan gaharnya …

Tulisan ini saya terbitkan terlebih dahulu di FaceBook saya , add saya juga kalau berkenan di Yudhaworld@yahoo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *